UMR/UMP/UMK 2026 Seluruh Indonesia: Daftar Lengkap Terbaru

Pertama tama, Setiap tahun pemerintah Indonesia menetapkan upah minimum untuk seluruh provinsi melalui mekanisme yang undang-undang atur. Pada tahun 2026, para gubernur di 38 provinsi sudah mengumumkan UMP (Upah Minimum Provinsi) terbaru berdasarkan formula kenaikan. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap daftar UMR 2026 seluruh provinsi di Indonesia, beserta penjelasan mengenai perbedaan UMR, UMP, dan UMK.

Selain itu, pemilik UMKM dan manajer HR perlu memahami ketentuan upah minimum ini agar perusahaan mematuhi regulasi yang berlaku. Lebih dari itu, kesalahan dalam penetapan upah minimum bisa berakibat pada sanksi dari pemerintah dan ketidakpuasan karyawan.


Perbedaan UMR, UMP, dan UMK

Sebelum masuk ke daftar lengkap UMR 2026, penting untuk memahami perbedaan ketiga istilah yang sering tertukar ini.

UMR (Upah Minimum Regional)

Pertama tama Sejak pemerintah memberlakukan PP No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, sistilah UMR sudah tidak digunakan secara resmi. Meskipun demikian, banyak orang masih menyebut upah minimum dengan istilah tersebut karena sudah sangat dikenal. Adapun istilah ini merujuk pada upah minimum yang berlaku di tingkat provinsi.

UMP (Upah Minimum Provinsi)

Sebagai pengganti UMR, Maka UMP merupakan istilah resmi yang peraturan perundang-undangan tetapkan. Gubernur menetapkan UMP untuk masing-masing provinsi berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi (DPP). Adapun perhitungan UMP menggunakan formula: UMP tahun sebelumnya ditambah dengan pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota)

Berbeda dengan UMP, UMK merupakan upah minimum yang berlaku di tingkat kabupaten atau kota. Maka Gubernur menetapkan UMK berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota (DPKK). Sehingga Besaran UMK harus lebih besar atau sama dengan UMP provinsi setempat. Biasanya UMK lebih tinggi dari UMP karena mempertimbangkan kondisi ekonomi lokal.


Daftar UMP 2026 Seluruh Provinsi di Indonesia

Berikut daftar lengkap UMP 2026 untuk seluruh 38 provinsi di Indonesia berdasarkan pengumuman resmi dari gubernur masing-masing.

Wilayah Sumatera

ProvinsiUMP 2026UMP 2025Kenaikan
AcehRp 3.448.082Rp 3.284.274Rp 163.808 (5,0%)
Sumatera UtaraRp 3.047.896Rp 2.902.767Rp 145.129 (5,0%)
Sumatera BaratRp 2.998.432Rp 2.855.664Rp 142.768 (5,0%)
RiauRp 3.386.776Rp 3.225.501Rp 161.275 (5,0%)
JambiRp 3.012.556Rp 2.869.104Rp 143.452 (5,0%)
Sumatera SelatanRp 3.543.114Rp 3.374.394Rp 168.720 (5,0%)
BengkuluRp 2.656.328Rp 2.529.837Rp 126.491 (5,0%)
LampungRp 2.798.446Rp 2.665.188Rp 133.258 (5,0%)
Kepulauan Bangka BelitungRp 3.469.082Rp 3.304.840Rp 164.242 (5,0%)
Kepulauan RiauRp 3.502.164Rp 3.335.395Rp 166.769 (5,0%)

Pulau Jawa

ProvinsiUMP 2026UMP 2025Kenaikan
DKI JakartaRp 5.732.530Rp 5.399.393Rp 333.137 (6,2%)
Jawa BaratRp 3.536.196Rp 3.341.486Rp 194.710 (5,8%)
Jawa TengahRp 2.603.846Rp 2.439.327Rp 164.519 (6,7%)
DI YogyakartaRp 2.125.562Rp 2.014.821Rp 110.741 (5,5%)
Jawa TimurRp 2.626.004Rp 2.471.124Rp 154.880 (6,3%)
BantenRp 3.050.024Rp 2.835.648Rp 214.376 (7,6%)

Propinsi di Kalimantan

ProvinsiUMP 2026UMP 2025Kenaikan
Kalimantan BaratRp 2.796.838Rp 2.663.655Rp 133.183 (5,0%)
Kalimantan TengahRp 3.238.678Rp 3.084.455Rp 154.223 (5,0%)
Kalimantan SelatanRp 3.282.342Rp 3.126.040Rp 156.302 (5,0%)
Kalimantan TimurRp 3.421.884Rp 3.258.937Rp 162.947 (5,0%)
Kalimantan UtaraRp 3.421.884Rp 3.258.937Rp 162.947 (5,0%)

Daerah Sulawesi

ProvinsiUMP 2026UMP 2025Kenaikan
Sulawesi UtaraRp 3.459.484Rp 3.294.747Rp 164.737 (5,0%)
GorontaloRp 3.096.622Rp 2.949.164Rp 147.458 (5,0%)
Sulawesi TengahRp 3.127.104Rp 2.978.194Rp 148.910 (5,0%)
Sulawesi SelatanRp 3.553.218Rp 3.383.064Rp 170.154 (5,0%)
Sulawesi TenggaraRp 2.988.626Rp 2.846.311Rp 142.315 (5,0%)
MalukuRp 3.032.556Rp 2.888.148Rp 144.408 (5,0%)
Maluku UtaraRp 3.263.218Rp 3.107.826Rp 155.392 (5,0%)

Provinsi di Pulau Bali dan Nusa Tenggara

ProvinsiUMP 2026UMP 2025Kenaikan
BaliRp 3.184.446Rp 3.032.805Rp 151.641 (5,0%)
Nusa Tenggara BaratRp 2.855.224Rp 2.719.261Rp 135.963 (5,0%)
Nusa Tenggara TimurRp 2.556.322Rp 2.434.593Rp 121.729 (5,0%)

Provinsi di Pulau Papua

ProvinsiUMP 2026UMP 2025Kenaikan
PapuaRp 4.026.482Rp 3.834.745Rp 191.737 (5,0%)
Papua BaratRp 4.026.482Rp 3.834.745Rp 191.737 (5,0%)
Papua SelatanRp 4.026.482Rp 3.834.745Rp 191.737 (5,0%)
Papua TengahRp 4.026.482Rp 3.834.745Rp 191.737 (5,0%)
Papua PegununganRp 4.026.482Rp 3.834.745Rp 191.737 (5,0%)
Papua Barat DayaRp 4.026.482Rp 3.834.745Rp 191.737 (5,0%)

Cara Perhitungan UMP 2026

Pemerintah mengatur perhitungan UMP berdasarkan PP No. 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan. Sehingga Formula perhitungannya menggunakan pertumbuhan ekonomi dan inflasi sebagai indikator utama.

Rumus Perhitungan UMP

UMP Tahun Berjalan = UMP Tahun Sebelumnya × (1 + Pertumbuhan Ekonomi + Inflasi)

Pertumbuhan ekonomi menggunakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan produk domestik bruto (PDB) nasional. Sementara itu inflasi menggunakan data dari Bank Indonesia berdasarkan indeks harga konsumen (IHK).

Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan UMP

Berikut ini Beberapa faktor yang mempengaruhi besaran kenaikan UMP meliputi pertumbuhan ekonomi nasional, tingkat inflasi, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), serta kondisi ketenagakerjaan di masing-masing provinsi. Dewan Pengupahan Provinsi (DPP) mempertimbangkan seluruh faktor ini sebelum merekomendasikan besaran UMP kepada gubernur.


Hubungan UMP dengan Penggajian Karyawan

Penetapan UMP 2026 memiliki dampak langsung pada pengelolaan penggajian karyawan di seluruh Indonesia. Oleh karena itu perusahaan wajib membayar upah kepada karyawan sesuai dengan UMP yang berlaku di provinsi masing-masing.

Upah di Bawah UMP

Apabila perusahaan membayar upah karyawan di bawah UMP, maka perusahaan bisa dikenakan sanksi administratif berupa denda. Jadi Sanksi ini sudah diatur secara tegas dalam UU Ketenagakerjaan. Oleh karena itu pastikan perusahaan mematuhi ketentuan UMP 2026 yang berlaku.

Pengaruh terhadap THR Karyawan

Selain itu besaran UMP juga mempengaruhi perhitungan THR (Tunjangan Hari Raya) karyawan. Maka dari itu THR dihitung berdasarkan gaji pokok dan tunjangan tetap karyawan yang harus lebih besar atau sama dengan UMP. Maka dari itu Perusahaan perlu memastikan seluruh komponen penggajian sudah memenuhi ketentuan UMP terbaru.

Pengaruh terhadap PPh 21

Lebih dari itu kenaikan UMP berdampak pada perhitungan PPh 21 (Pajak Penghasilan Pasal 21) karena komponen penghasilan karyawan berubah. Sebagai akibatnya perusahaan perlu menyesuaikan perhitungan pajak penghasilan karyawan sesuai dengan upah baru yang berlaku.


Tips Mengelola Kenaikan UMP 2026 bagi Perusahaan

Selanjutnya Mengelola kenaikan UMP membutuhkan perencanaan yang matang. Oleh karena itu , Berikut beberapa tips yang bisa membantu Anda.

Lakukan Analisis Dampak Keuangan

Pertama-tama lakukan analisis dampak kenaikan UMP terhadap arus kas perusahaan. Hitung total tambahan biaya penggajian yang perusahaan keluarkan dan pastikan anggaran mencukupi. Dengan demikian perusahaan bisa mempersiapkan strategi yang tepat.

Sesuaikan Struktur Penggajian

Selain itu sesuaikan struktur penggajian seluruh karyawan agar sesuai dengan UMP 2026 yang berlaku. Oleh karena itu Pastikan gaji pokok karyawan tidak berada di bawah UMP provinsi masing-masing. Lebih dari itu perusahaan juga perlu memperbarui data penggajian dalam sistem HR yang digunakan.

Gunakan Software HR untuk Automasi

Terakhir pertimbangkan untuk menggunakan software HR yang memiliki fitur automasi penggajian. Software ini bisa membantu perusahaan menyesuaikan penggajian secara otomatis sesuai dengan UMP terbaru. dengan demikian Sebagai hasilnya perusahaan mengurangi risiko kesalahan perhitungan dan pelanggaran regulasi.


Kesimpulan

Secara keseluruhan daftar UMR 2026 seluruh provinsi di Indonesia menunjukkan kenaikan rata-rata sebesar 5-7% dari UMP 2025. Oleh karena itu perusahaan wajib mematuhi ketentuan upah minimum ini untuk menghindari sanksi dari pemerintah. Dengan perencanaan yang matang dan penggunaan teknologi HR yang tepat maka perusahaan bisa mengelola kenaikan UMP 2026 secara efektif.

Sehingga Bagi Anda yang ingin mempermudah pengelolaan penggajian dan kepatuhan terhadap UMP 2026, pertimbangkan untuk menggunakan software HR seperti PaYou HR. Kunjungi halaman produk PaYou HR untuk menemukan solusi pengelolaan penggajian yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.


Artikel Terkait: